Semangat Perjuangan Santri Bahrul Maghfiroh

 

panitia-harlah 4

JAGA SEMANGAT : Para santri berpose saat merapihkan barang-barang di Stadion Gajayana Malang (23/3/2016).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Berjuanglah dan terus berjuang” sebagai seorang santri Bahrul Maghfiroh, tak cukup hanya belajar berbagai ilmu pengetahuan saja tanpa mempunyai semangat juang dalam segala hal kebaikan. Itulah kata-kata Gus Luqman Al Karim yang sering dilontarkan kepada para santrinya. Terbukti, menjelang Harlah Ke-70 MUSLIMAT NU, beliau menggiring ratusan santrinya untuk ikut serta mensukseskan acara yang dihadiri oleh Presiden RI dan Menteri Sosial RI di Stadion Gajayana itu.

panitia-Harlah

BERAKSI : Pasukan yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI) sedang beraksi mengisi bingkisan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Seminggu sebelum acara berlangsung, mereka sudah dikerahkan untuk membantu persiapan acara yang dihadiri oleh kurang lebih 100 ribu MUSLIMAT Se-Indonesia itu. Meskipun kondisi mereka sebagian besar masih anak-anak, namun demi mendapat ridho dari seorang guru, semangat mereka patut diapresiasi.

panitia harlah MUSLIMAT

KEJAR TARGET : Para santri berfoto ria disela-sela pengisian bingkisan yang ditargetkan harus selesai sebelum puncak acara dimulai.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selepas barang-barang terkumpul, satu persatu mereka bersama-sama memasukannya kedalam bungkus yang sudah disediakan. Meski terkadang ada barang yang terjatuh, namun Gus Luqman Al Karim memakluminya karena memang kondisi mereka kebanyakan masih siswa-siswa SMP dan SMA. “Wajar saja kalau sebagian bungkusan ada yang terjatuh, namanya juga masih anak-anak” ujarnya dengan nada santai.

Book your tickets