Jadilah Kalian Seperti Bulan Suci Ramadhan

WhatsApp-Image-20160627

PESAN RAMADHAN : Gus Luqman Al Karim berpesan kepada kita semua agar meniru seperti bulan Ramadhan yang memberikan berbagai keutamaan-keutamaan

BAHRUL MAGHFIROH – Saat ini kita sedang berada dibulan sangat yang dimulyakan oleh Allah SWT yakni bulan suci Ramadhan. Sangatlah rugi jika kita tidak bisa memetik rahasia yang terkandung didalamnya. Berkaitan dengan ini, sebagian ulama terdahulu mengatakan: كونوا رمضان yang artinya “Jadilah laksana bulan suci Ramadhan”. Hal ini disampakikan oleh Gus Luqman Al Karim pada saat ditemui dirumahnya, Jum’at (23/7/16) siang.

Maksud dari kata-kata tersebut yakni Ramadhan mempunyai kekhususan dari yang lainnya. Kita ketahui bahwa selain Allah SWT adalah makhluq (ciptaannya) seperti: manusia, bumi, langit beserta isinya, dan begitu juga dengan Ramadhan. Meskipun sama-sama makhluq, namun ia mempunyai keistimewaan yang tidak bisa dikalahkan oleh yang lainnya. Mengapa demikan? diterangkan oleh Gus Luqman, karena didalamnya (Ramadhan) terdapat sifat-sifat yang mulya seperti:

 1. Dermawan

Dermawan merupakan salah satu sifat yang melekat bukan hanya pada manusia, namun dengan ini manusia bisa mengamalkannya dengan mencontoh/meniru kepribadian dari Ramadhan. Meskipun tidak memiliki tangan, namun ia dapat merubah semua manusia yang sebelumnya bakhil/pelit, dengan adanya Ramadhan maka ia berubah menjadi dermawan.

Terbukti, saat bulan yang dinanti-nanti oleh segenap umat islam tersebut datang, semua manusia tanpa terkecuali baik muslim maupun non muslim mereka berubah menjadi dermawan. Banyak pembagian sembako, takjil berbuka, sedekah untuk yatim piatu, dan Tunjangan Hari Raya (THR) dibeberapa perusahaan. Ditambah lagi dengan berbagai pahala yang berlipat ganda bagi umat islam yang beribadah kepada Allah SWT.

 2. Tidak Serakah

Kita ketahui dengan Ramadhan mewajibkan umat islam untuk menjalankan puasa. Dengan ini maka manusia dilatih untuk mengurangi porsi makan yang sebelumnya sehari semalam bisa 3-5 kali bahkan lebih, kini hanya makan dan minum disela-sela berbuka dan sahur saja. Tentunya dengan ini mengajarkan kepada kita agar hidup ini tidak serakah atau berlebih-lebihan untuk menikmati apa saja yang diberikan oleh Allah SWT.

3. Ketulusan hati diatas segala-galanya

Dengan mengamalkan/mengaplikasikan Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari, maka hal ini dapat membantu manusia untuk mengatur hati setiap manusia agar tulus dalam segala perbuatan yang semata-mata kita lakukan hanya mengharap balasan dari Allah SWT. Saat kita berbuat baik kepada orang lain atau tamu yang datang kerumah kita, ada makna kebaikan yang harus di cermati untuk bisa disebut sebagai ketulusan. Ketulusan sendiri adalah hal yang amat lembut bersembunyi dilubuk hati yang tidak terucap oleh lidah.

Seperti halnya Ramadhan yang mengubah sikap manusia yang tadinya jahat menjadi baik dengan cara bertaubat, yang pelit menjadi dermawan dengan bersedekah/zakat, dan yang serakah menjadi qona’ah dengan berpuasa. Dengan ketulusannya (Ramadhan), ia tidak mengharap apa-apa dari manusia (berupa materi) namun hanya ingin merubah manusia dari yang jelek menjadi baik supaya menjadi manusia yang diridhai oleh Allah SWT.

Book your tickets