Hukum Memisahkan Antara Sholawat Dengan Salam

bahrulmaghfiroh.com – Hukum memisahkan antara sholawat dengan salam sekiranya mengucapkan atau menulis salah satunya aja,sepeerti mengucapkan atau menulis salah satu dari pada sholwat tanpa sholawat.

  • Contoh sholawat tanpa salam :اللهم صل على سيدنا محمد وآله وصحبه أجمعين ,tanpa ada salam (وسلم)
  • Contoh salam tanpa sholawat : السلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين,tanpa ada sholwatnya (الصلاة)
  • contoh sholawat dengan salam :

            – اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

– الصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

– صلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلَّم

  • Ada dua pendapat :

  • Mutaqadimin,pendapat dari Imam Ibn Jauzi,Imam Muslim,Imam syaathiby adalah hukum memisahkan antara sholwat denga salam tidak makruh akan tetapi Khilaful Aula (maksudnya meninggalkan hal tersebut ,dengan tidak memisahkan lebih utama.
  • Mutaakhirin adalah hokum memisahkan antara sholwat dengan salam adalah makruh,akan tetapi apakah kemakruhanya itu jika di pisahkan secara lisan atau tulisan.

-Syekh Ibn Hajar :makruhnya jika di pisahkan secara lisan bukan tulisan,jika mengucapkan salah satu hukumnya makruh,akan tetapi jika menulis salah satu hukumnya tidak makruh.

-Imam Arramly :mutlak,baik lisan maupun tulisan,jika mengucapkan salh satu atau menulis salah satu hukumnya makruh.

  • Gambaran yang makruh menurut Imam Arramly ada 5:
  • Mengucapkan salah satu.
  • Menulis salah satu.
  • Mengucapkan salah satu dan menulis salah satu.
  • Mengucapkan keduanya dan menulis salah satu .
  • Menulis keduanya dan mengucapkan salah satu.

  • Gambaran yang tidak di makruh menurut Imam Arramly:
  • Mengucapkan keduanya tanpa menulis salah satu .
  • Menulis keduanya tanpa mengucapkan salah satu.
  • Mengucapkan keduanya dan menulis keduanya.

Ulama’ mengatakan ada tiga tempat yang mana tidak dimakruhkan memisahkan antara sholawat dengan salam.

  • Jika yang memisahkan bukan dari kita melainkan Allah swt,malaikat,para nabi maka hal tersebut tidak dimakruhkan/tidak dihukumi makruh,seperti pada surat Al Ahzaab ayat 56:

{ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ }

“Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bersholawat untuk para nabi”

  *Tidak mengatakan وَيُسَلِّمُون

Baru setelahnya ketika Khitab ditunjukan kepada kita,maka di perintahkan untuk bersholwat dan bersalam seperti dalam lanjutan ayat di atas :

{ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا }

 “Wahai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya”.

                            { إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا } الأحزاب ٥٦

“Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bersholawat untuk nabi.wahai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya”.

  • Jika igho/lafadznya dari nabi Muahammad saw yang hanya menyebutkan salah satunya aja,maka hukumnya tidak makruh kita membacanya atau menulisnya,seperti pada Hadist ini:

من قال يوم الجمعة ثمانين مرة : “اللهم صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ” غُفر له ذنوب ثمانين سنة

(أو كما قال رسول الله صلى الله عليه وسلم أو ما في هذا معناه)

“Barang siapa yang membaca lafadz sholawat di atas 80 kali pada hari jum’at maka Allah swt akan mengampuni dosa-dosanya selama 80 tahun.

            Pada shigo/lafadz sholawat tanpa salam,hukumnya tidak makruh kita membaca atau menulisnya karena sigho/lafadz sholawat tersebut datangnya langsung dari nabi Muhammad saw.

  • Ketika berziarah memasuki Hujratussyarifah tidak di makruhkan kita mengucapkan salam kepada beliau tanpa bersholawat,seperti ketika memberi salam mengucapkan: السَّلامُ عَلَيْكَ يَا رَسُوْلَ اللَّهِ

Tanpa ada tambahan sholawat,maka hal tersebut tidak makruh,akan tetapi alangkah baiknya jika di gabung antara sholawat dengan salam,seperti: الصّلاةُ وَالسَّلامُ عَلَيْكَ يَا رَسُوْلَ اللَّهِ

وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

والله سبحانه وتعالى أعلم بالصوا

Book your tickets